Malam pun tiba…
Saat Aku sedang asyik membalas pesan E-mail dari teman-temanku. Tiba-tiba 1 kotak masuk, segeralah aku membuka, ternyata dari seseorang yang bernama Irfan. Aku sempat kaget dengan nama akun itu, jadi untuk memastikannya aku membaca isi pesannya.
“ Hai Ana.. apa kabar??, juga Luna gimana sekarang, baik-baik ??, oiaa.. aku dapat Email kamu dari facebook kamu, aku kabarin lewat Fb, tapi kamu ngga’ balas-balas,jadi aku pikir mungkin ngga’ main itu lagi. Aku putuskan mengirim pesan lewat Email kamu, dan ternyata akun email kamu masih aktif. Aku senang banget. Hehe. Besok hari senin, aku akan pulang ke Indo. Jadi tunggu yah!! Jemput aku bareng Luna di bandara, nanti aku kabarin.
OK J . see u tommorro”
Aku tak percaya, orang yang di tunggu Luna selama 5 tahun akan pulang besok lusa hari senin. Padahal Luna masuk Rumah sakit, rasanya tak ingin kubalas pesan nya itu, aku kesal .
***
Matahari menembus kamar ku terbias oleh kaca jendela , sialu ..! membuka mata dengan harapan Luna akan ada di anjungan minggu pagi ini, ku buka jendela agar udara sejuk dapat masuk ke kamarku, tak jauh, mataku tertuju pada seorang wanita yang bersandar di pegangan dermaga, agak ragu itu luna. Terus menatapnya, wanita itu berbalik, “ Luna!!” segeralah ku berlari dari kamarku menuju lantai dasar rumahku, menyebrang melewati jalan raya besar.
“Luna …Lunaaa…..”!! hoahoa..
Dengan nafas tersengal ku , mencoba mendekati Luna .
“anha…!! Kenapa kamu lari!!
“hahaha… ada kabar baik untukmu..!ku coba menghibur temanku dari kekhawatirannya terhadapku
“kabar baik apa…??” sembari tersenyum padaku.
“ tapi kamu udah sehatkan..!” “aku udah sehat..!” sambil mengatur nafasku, dan berdiri tegap, ingin kusampaikan kabar baik untuk Luna.
“aku akan menemanimu menjemput Irfan besok di Bandara…!!” wajah luna tampak begitu senang, hingga dia memelukku erat .
“hari ini aku senang sekali naa..!”
***
Tidak ada komentar:
Posting Komentar